Cimahi, RIN – Puluhan siswa di SDN Citeureup Mandiri 1, Kelurahan
Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, mengikuti kegiatan edukatif yang unik dan interaktif. Program bertajuk "Pick and Plant" ini digelar pada 20 Agustus 2025 dan merupakan gagasan dari Fadhiya Fairy Aqueena Aletha, seorang Mojang Parigel Cimahi, bersama tim relawan. Tujuannya sederhana, yaitu menumbuhkan rasa cinta pada budaya Indonesia dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Dalam program ini, anak-anak diajak terlibat langsung dalam aksi nyata. Mereka mengumpulkan sampah, lalu memilahnya menjadi organik dan anorganik. Sampah plastik diubah menjadi pot tanaman yang dihias dengan kreatif, sedangkan sampah organik seperti kulit telur dan kulit pisang disulap menjadi pupuk alami yang bermanfaat.
Selain itu, sisi budaya juga dikemas dengan menyenangkan. Para siswa mengikuti kuis interaktif untuk menebak makanan khas, mengenal alat musik tradisional, dan menari tarian daerah secara berkelompok. Fadhiya menjelaskan, "Saat nilai-nilai budaya dan rasa cinta tanah air tertanam sejak kecil, generasi mendatang akan tumbuh menjadi individu yang cerdas dan memiliki identitas bangsa yang kuat."
Sebagai bentuk kepedulian, panitia juga membagikan susu gratis untuk menjaga energi dan fokus belajar anak-anak. Diharapkan program "Pick and Plant" ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah dan komunitas lain untuk menciptakan kegiatan serupa, agar anak-anak bisa belajar menjaga lingkungan dan mengenal kekayaan budaya Indonesia dengan cara yang kreatif dan seru.
AS
