Bandung Barat RIN – Kepolisian Sektor (Polsek) Cipeundeuy, Polres Cimahi, kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang disambut antusias oleh masyarakat pada Rabu, 10 September 2025. Dalam kegiatan ini, sebanyak 26 warga membeli total 43 karung beras atau setara dengan 215 kilogram dengan harga terjangkau, yaitu Rp12.000 per kilogram.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digagas pemerintah. Program ini dinilai sangat membantu warga, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Kapolsek Cipeundeuy, AKP Suandi, menyatakan bahwa GPM adalah langkah nyata untuk menjaga stabilitas harga pangan. "Dampak program SPHP beras ini sangat signifikan dan positif. Ini membantu menjaga harga beras di pasaran tetap terjangkau, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah," ujar AKP Suandi.
Ia menambahkan, program SPHP memastikan ketersediaan beras di pasar dan membantu meredam kenaikan harga yang tidak terkendali. "Dengan program ini, masyarakat berpendapatan rendah bisa membeli beras dengan harga yang lebih terjangkau, yang secara langsung membantu mengurangi beban ekonomi mereka," jelasnya.
Untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan, pemerintah bersama TNI dan Polri melakukan pengawasan ketat. "Kolaborasi ini penting untuk memastikan setiap bantuan dan program sampai ke tangan masyarakat dengan baik dan sesuai standar," tutup AKP Suandi.
Antusiasme warga terlihat dari cepatnya penjualan beras dalam GPM ini. Banyak warga yang mengapresiasi upaya Polsek Cipeundeuy, merasa sangat terbantu dengan adanya beras berkualitas yang bisa didapatkan dengan harga murah. Program GPM ini diharapkan dapat terus berlanjut dan membawa manfaat besar bagi masyarakat.

