Bandung Barat, 20 Oktober 2025 – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Fraksi Gerindra Dapil 3, Dedi Hernawan, yang dikenal di kalangan pertanian sebagai Kang Dedi BR (inisial dari kelompok tani Budi Rahayu), menekankan perlunya kolaborasi yang berkesinambungan antara pemerintah, swasta, dan petani sebagai kunci kemajuan pertanian di masa depan.
Penegasan tersebut disampaikan Kang Dedi BR dalam kegiatan Reses yang digelar di Aula P4S (Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya) Budi Rahayu, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang.
Pemerintah Daerah Harus Hadir Atasi Keresahan Petani
Kang Dedi BR menyoroti bahwa masalah pertanian saat ini harus dilawan dengan teknologi baru, bukan lagi teknologi yang ada. Ia menegaskan peran strategisnya di DPRD KBB untuk memastikan pemerintah daerah bisa hadir di tengah keresahan petani.
"Tidak lagi bisa dilawan dengan teknologi apa adanya, melainkan harus adanya teknologi baru. Sesuai dengan peran saya di DPRD, yaitu bagaimana pemerintah daerah bisa hadir di tengah keresahan petani," ujar Dedi Hernawan.
Acara reses yang dihadiri oleh kurang lebih 92 orang dari kalangan petani, serta dihadiri pula oleh Kepala Desa Cibodas dan Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Lembang, membahas strategi komprehensif untuk menyikapi permasalahan global pertanian, yang meliputi:
* Iklim/Cuaca yang semakin ekstrem dan sulit diprediksi.
* Isu Permodalan dan akses perbankan.
* Tuntutan pasar modern yang memerlukan standarisasi produk.
* Rendahnya penguasaan teknologi di tingkat petani.
Peran Kelembagaan untuk Kesejahteraan Bersama
Untuk menghadapi empat tantangan utama tersebut, Kang Dedi BR mendorong penguatan peran kelembagaan kelompok tani. Menurutnya, kelompok tani yang solid adalah fondasi penting untuk menyerap teknologi, mengakses modal, dan memasarkan produk.
"Melalui peningkatan peran kelembagaan kelompok tani, diharapkan petani kita bisa mewujudkan 'Beunghar Babarengan daripada Sangsara Sosorangan' (Kaya Bersama-sama daripada Sengsara Sendirian)," tutup Dedi. Ia berharap semangat kebersamaan ini dapat membawa kesejahteraan yang merata bagi petani di Kabupaten Bandung Barat.
Asep Salman


