Bandung Barat, 20 Januari 2026. Guratan bahagia terpancar dari wajah Romayani, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDN Pasirmuncang, saat menceritakan transformasi sekolah yang telah menjadi rumah keduanya selama 28 tahun terakhir. Di sekolah yang terletak di Desa Cigugurgirang ini, pembenahan besar-besaran tengah dilakukan, baik dari sisi infrastruktur fisik maupun peningkatan kualitas gizi para siswa.
Melalui bantuan anggaran pemerintah sebesar Rp500.000.000, SDN Pasirmuncang berhasil merampungkan proses rehabilitasi bangunan secara menyeluruh. Alokasi dana tersebut diserap untuk perbaikan tiga ruang kelas, satu ruang kelas tambahan yang dilengkapi toilet, rehabilitasi perpustakaan, penggantian kusen, hingga pembenahan total bagian atap.
"Alhamdulillah, seluruh anggaran sudah terserap dan pengerjaan telah selesai sesuai perencanaan awal. Pemeriksaan dari kementerian dan fasilitator juga sudah dilakukan beberapa kali," ujar Romayani saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/1).
Bagi Romayani, revitalisasi ini bukan sekadar soal fisik bangunan, melainkan kenyamanan 230 siswanya. Kehadiran toilet di setiap kelas menjadi salah satu perubahan yang paling disyukuri. "Sebelumnya toilet sangat terbatas. Sekarang, akses toilet tersedia untuk setiap kelas, dan perawatannya kami libatkan penjaga sekolah serta jadwal piket bagi siswa kelas atas sebagai bagian dari edukasi kebersihan," tambahnya.
Nutrisi untuk Kecerdasan
Tak hanya unggul secara fisik, SDN Pasirmuncang juga menjadi pionir pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan selama satu tahun. Sebagai salah satu sekolah pertama yang menerima manfaat ini, Romayani memastikan bahwa seluruh siswa mendapatkan asupan gizi yang terjaga.
Program ini bekerja sama dengan dapur Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) di wilayah Cigugur. Koordinasi intensif dilakukan secara berkala untuk menyusun menu yang disukai anak-anak tanpa mengesampingkan nilai nutrisi. "Setiap hari kami menerima laporan detail mengenai menu, kandungan gizi, hingga batas waktu konsumsi. Ini sangat menunjang kecerdasan anak-anak," ungkap sosok yang memulai kariernya sebagai guru di sekolah tersebut.
Menanggapi isu keamanan pangan yang sempat beredar, pihak sekolah bersikap proaktif memberikan edukasi kepada orang tua siswa yang mayoritas berasal dari kalangan menengah ke bawah. Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai gangguan kesehatan akibat program tersebut, sehingga antusiasme orang tua tetap terjaga.
Membangun Akhlak dan Prestasi
Di tengah berbagai fasilitas yang semakin mumpuni, SDN Pasirmuncang tidak melupakan esensi pendidikan karakter. Prestasi juara pertama Pramuka tingkat provinsi yang diraih bulan lalu menjadi bukti nyata bahwa semangat juang siswa tetap tinggi.
Menutup perbincangan, Romayani menekankan pentingnya dasar agama bagi Generasi Emas 2045. "Harapan saya, anak-anak SDN Pasirmuncang menjadi pribadi yang bermanfaat, saleh, dan salehah. Kepintaran akan mengikuti jika anak sudah memiliki dasar agama dan akhlak yang baik. MBG ini adalah bentuk kasih sayang pemerintah yang harus kita syukuri bersama," pungkasnya.

