Bandung Barat – Dua minggu pasca insiden maut yang terjadi di kawasan Cibogo, Lembang, perhatian publik kini tertuju pada dua titik utama: lokasi rekonstruksi perkara dan rumah duka di Ciburial. Langkah hukum dan langkah spiritual berjalan beriringan sebagai upaya mencari titik terang atas peristiwa yang merenggut nyawa pria berinisial ABI (45) tersebut.
Berjarak tidak jauh dari pusat keramaian Lembang, suasana khidmat menyelimuti wilayah Ciburial. Ratusan rekan dan kerabat korban yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan terkait memilih untuk berkumpul dalam harmoni zikir dan doa bersama.
Kegiatan zikir ini menjadi simbol bahwa pihak keluarga dan rekan sejawat lebih mengutamakan kedamaian dan penyerahan diri kepada Sang Pencipta sembari menunggu kepastian hukum. Tidak ada orasi atau pergerakan massa yang provokatif; yang terdengar hanyalah lantunan doa untuk almarhum.
Langkah proaktif yang diambil oleh kelompok massa dengan mengadakan zikir bersama ini mendapat apresiasi tersirat dari warga sekitar. Hal ini membuktikan bahwa komitmen untuk menjaga kondusivitas wilayah wisata Lembang tetap menjadi prioritas utama bagi semua pihak.
AS
