Cimahi Siaga Bencana: Aplikasi ‘Kandaga’ Hadir Sebagai Tameng Digital Dokumen Warga


 CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat benteng pertahanan menghadapi potensi bencana alam dengan meluncurkan inovasi berbasis teknologi. Dalam upaya melindungi aset administratif masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Diskominfo Kota Cimahi memperkenalkan aplikasi Kandaga sebagai solusi mitigasi digital.

Aplikasi Kandaga, yang merupakan akronim dari Kanal Dokumen Administrasi Terintegrasi, resmi diperkenalkan dalam kegiatan sosialisasi mitigasi bencana di Aula Kecamatan Cimahi Selatan, Rabu (1/4/2026). Inovasi ini hadir di tengah meningkatnya risiko bencana di wilayah Cimahi, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga ancaman aktivitas Sesar Lembang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya soal evakuasi fisik, tetapi juga perlindungan data. Menurutnya, selama ini banyak warga yang kesulitan mengurus bantuan atau administrasi pascabencana karena dokumen penting mereka rusak atau hanyut.

"Minimnya pemahaman dan persiapan sering kali memperparah dampak bencana. Melalui Kandaga, kita memanfaatkan teknologi untuk memastikan dokumen warga tetap aman di ruang digital," ujar Fithriandy.

Aplikasi yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi ini menawarkan tiga keunggulan utama bagi masyarakat:

 Gratis & Terbuka: Dapat diakses oleh seluruh warga Cimahi tanpa dipungut biaya.

 Keamanan Terjamin: Menggunakan sistem login khusus dan enkripsi hak akses untuk menjaga privasi dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), hingga ijazah.

 Aksesibilitas Tinggi: Dokumen yang telah diunggah dapat diunduh kembali kapan saja dan di mana saja, bahkan jika fisik dokumen aslinya sudah tidak ada.

Peluncuran Kandaga menandai pergeseran strategi Pemerintah Kota Cimahi dalam menangani bencana. Fokus kini tidak hanya pada penanganan darurat saat kejadian (responsif), tetapi lebih kepada pengurangan risiko melalui pemanfaatan teknologi (preventif).

Pemerintah berharap dengan adanya "tameng digital" ini, ketahanan masyarakat Cimahi semakin kuat. Warga diimbau untuk segera mendigitalisasi dokumen penting mereka melalui aplikasi ini sebagai langkah antisipasi dini sebelum bencana terjadi.

Red

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Android