BATU – Kawasan Jembatan Kembar Cangar, jalur penghubung ikonik antara Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto, kembali menyisakan duka mendalam. Sebuah rekaman video amatir yang viral di media sosial kini menjadi sorotan tajam publik, setelah menangkap momen yang diduga kuat sebagai detik-detik sebelum terjadinya tragedi memilukan pada Jumat pagi, 24 April 2026.
Misteri di Balik Lensa Kamera
Seorang pengendara motor yang awalnya berniat mendokumentasikan suasana di sekitar lokasi bekas kejadian terdahulu, justru secara tidak sengaja merekam sosok pria yang duduk termenung di tepi jembatan. Dalam rekaman tersebut, pria itu tampak sendirian di samping sepeda motor Yamaha Vixion miliknya.
Tidak ada gelagat mencurigakan yang terlihat saat itu. Namun, selang beberapa waktu setelah video tersebut diambil, warga sekitar dikejutkan dengan penemuan jenazah pria di dasar sungai tepat di bawah jembatan tersebut. Banyak warganet yang merinding setelah menyadari bahwa pria dalam rekaman itu adalah sosok yang sama dengan korban yang ditemukan tak bernyawa.
Evakuasi Dramatis di Medan Curam
Penemuan jenazah ini bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah sepeda motor yang terparkir tanpa pemilik di tepi jembatan sejak pagi hari. Sejumlah barang bukti, termasuk sepasang sandal yang diduga milik korban, ditemukan berserakan di sekitar lokasi.
Petugas dari Polsek Bumiaji bersama tim relawan gabungan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Medannya yang ekstrem, dengan tebing curam dan kedalaman jurang puluhan meter, membuat proses pengangkatan jenazah berjalan sangat alot dan memakan waktu.
“Kami masih melakukan penyelidikan intensif terkait motif di balik kejadian ini. Seluruh barang bukti di lokasi sudah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap salah satu petugas di lapangan.
Panggilan untuk Bertindak
Kejadian ini merupakan tragedi kedua yang terjadi di lokasi yang sama dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. Kondisi ini memicu desakan dari berbagai lapisan masyarakat agar pemerintah segera mengambil langkah konkret. Pemasangan pengaman tambahan, peningkatan intensitas patroli, serta pengawasan lebih ketat di titik-titik rawan jembatan kini menjadi harapan besar warga agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Lebih dari sekadar persoalan keamanan infrastruktur, peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi kita semua bahwa kesehatan mental adalah isu krusial yang menuntut kepedulian bersama. Jangan biarkan orang di sekitar kita berjuang sendirian.
Jika Anda atau orang yang Anda kenal sedang menghadapi beban berat, jangan ragu untuk mencari bantuan. Anda tidak sendirian.
Layanan Darurat: Hubungi 112
Fasilitas Kesehatan: Segera kunjungi puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Sumber: Diolah dari laporan Malang Pos (24/04/2026) dan liputan lapangan tim Awesome.
(Red).