Kolaborasi Hebat Atasi Sampah, Pemkot Cimahi Raih Penghargaan Terbaik dari LLDIKTI

Cimahi, 21 Oktober 2025 – Pemerintah Kota Cimahi kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima Penghargaan Terbaik dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kota Cimahi dalam menjalin kerja sama terbaik dengan perguruan tinggi di wilayahnya untuk menyelesaikan isu krusial, yaitu pengelolaan sampah.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh  Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sebuah acara bertajuk "Transformasi Pendidikan Tinggi Melalui Diktisaintek Berdampak Strategis untuk Dampak yang Lebih Luas" yang diselenggarakan di Mansion Pine, Kota Baru Parahyangan, pada tanggal 21 Oktober 2025.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas apresiasi ini. “Alhamdulillah, hari ini kita menerima penghargaan dari LLDIKTI atau dari Kementerian Pendidikan Tinggi. Penghargaan ini adalah berkat kerja sama yang baik dengan para perguruan tinggi yang ada di Kota Cimahi dalam menyelesaikan suatu permasalahan, yaitu tentang sampah,” ujar Ngatiyana.

Ia menambahkan, kolaborasi ini melibatkan tujuh perguruan tinggi di Kota Cimahi yang bersama-sama bergerak dengan Pemerintah Kota Cimahi untuk menjawab tantangan sampah. Sinergi ini merupakan wujud nyata dari konsep pentahelix, di mana akademisi berperan aktif sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Peran Akademisi dalam "Sampah Tuntas"

Kolaborasi ini selaras dengan program inisiatif dari LLDIKTI Wilayah IV, yaitu GRADASI (Gerakan Inisiatif Kampus Berdampak) yang menargetkan "sampah tuntas" sebagai episode pertamanya. Melalui kerja sama ini, perguruan tinggi di Cimahi tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang luas dengan menerapkan hasil riset dan pengabdian masyarakat untuk mengatasi masalah persampahan di kota.

Kerja sama antara Pemkot Cimahi, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), dengan perguruan tinggi telah menghasilkan berbagai upaya nyata, termasuk pengembangan model pengelolaan persampahan berbasis komunitas, edukasi, serta penelitian terkait efektivitas sistem pengelolaan sampah dan perilaku masyarakat. Contohnya, sinergi dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) yang fokus pada edukasi, inovasi lingkungan, dan kegiatan KKN tematik di bidang persampahan.

“Dengan tujuh perguruan tinggi yang ada di Kota Cimahi bergerak bersama dengan Pemerintah Kota Cimahi, alhamdulillah tantangan-tantangan sampah yang ada di Kota Cimahi bisa terselesaikan dengan sebaik-baiknya,” tutup Ngatiyana.

Penghargaan ini menegaskan komitmen Kota Cimahi dalam menjadikan kolaborasi lintas sektor—terutama antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi—sebagai kunci untuk mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Artikel ini bersumber dari media sosial Pemkot Cimahi

AS

إرسال تعليق

أحدث أقدم

Android