Pemerintah Kota Cimahi Gelar Bimtek Pengelolaan Air Minum, Dorong Kolaborasi dan Kualitas Air Bersih


CIMAHIPemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KP2A) pada Senin (20/10) di Pandiga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola dalam menyediakan akses air bersih yang berkualitas dan aman bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, dalam arahannya menekankan bahwa persoalan air bersih merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah daerah. Ia mencontohkan tantangan yang dihadapi pemerintah kota, di mana DPKP hanya mampu membangun sekitar 500 Sumur Resapan (SR) setiap tahunnya, sementara kebutuhan ideal Cimahi mencapai 100.000 SR.

"Kalau kita mengandalkan APBD dan kemampuan daerah saja, berat. Karena setiap tahun DPKP hanya mampu membangun sekitar 500 Sumur Resapan (SR), padahal kebutuhan di Cimahi mencapai 100.000 SR," ujarnya.

Kolaborasi dan Prioritas Kualitas Air

Pemerintah Kota Cimahi telah menyiapkan berbagai skema pemenuhan sumber air bersih, termasuk menjalin kolaborasi teknis dengan PDAM Kabupaten Bandung untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bagi warga Cimahi.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota juga mengingatkan agar pengelolaan air tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan kualitas dan keamanan air. Ia mencontohkan kasus di beberapa daerah di mana penurunan kualitas air dapat menyebabkan masalah kesehatan, bahkan kasus keracunan akibat pencemaran sumber air.

Saat ini, tercatat terdapat 47 titik sumur artesis yang dikelola secara swadaya oleh kelompok-kelompok di masyarakat. Keberadaan sumur-sumur ini dinilai sangat membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang belum terlayani oleh PDAM atau BLUD Air Minum Kota Cimahi.

Sistem Pelayanan Air Bersih yang Terpusat

Adhitia Yudisthira juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan PDAM lainnya di masa depan. Menurutnya, apabila pengelolaan air bersih dapat dilakukan dalam satu sistem pelayanan yang terpusat, hal ini akan membuat layanan menjadi lebih efisien dan memberikan kejelasan bagi masyarakat.

Melalui Bimtek ini, Pemkot Cimahi berharap Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dapat bekerja secara optimal, memastikan setiap warga Cimahi memiliki akses terhadap air bersih yang aman, cukup, dan terjamin kualitasnya.

Artikel ini bersumber dari media sosial Pemkot Cimahi

AS

إرسال تعليق

أحدث أقدم

Android