BANDUNG BARAT – Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar roda penggerak birokrasi, melainkan jantung dari pelayanan publik. Menyadari peran krusial tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengambil langkah konkret dalam memodernisasi manajemen talenta daerah.
Bertempat di Crysan 2 Meeting Room, Gumilang Regency Hotel, Pemkab KBB menggelar Rapat Koordinasi Teknis Kepegawaian dan Workshop Manajemen Kinerja ASN Terintegrasi. Agenda ini dirancang sebagai ruang refleksi sekaligus aksi nyata dalam membenahi tata kelola kepegawaian di lingkungan KBB.
Fokus utama dalam workshop ini adalah percepatan integrasi sistem digital. Diskominfotik KBB memaparkan langkah teknis penggabungan (sinkronisasi) antara Aplikasi e-Kinerja BKN dengan Aplikasi Smart Kinerja milik Kabupaten Bandung Barat.
Kepala BKPSDM KBB, Rega Wiguna, S.STP., M.I.P., menegaskan bahwa integrasi ini bertujuan memastikan setiap dedikasi pegawai tercatat secara akurat dan transparan.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat manajemen ASN yang profesional, akuntabel, dan berbasis sistem merit. Kesamaan persepsi antarperangkat daerah adalah kunci utama untuk mencari solusi atas permasalahan kepegawaian di lapangan," ujar Rega dalam sambutannya.
Selain aspek digital, manajemen talenta di KBB kini mulai menyentuh sisi humanis. Kepala Bidang Mutasi, Promosi, dan Kinerja, Yunita Nur Fadilla, S.Psi., M.I.P., bersama tim ahli dari Kantor Regional III BKN Bandung, memandu praktik pengisian penilaian 360 derajat.
Metode ini merupakan terobosan dalam mengevaluasi pegawai, di mana penilaian tidak hanya datang dari atasan, tetapi juga rekan sejawat dan bawahan. Hal ini dilakukan untuk melihat sisi kepemimpinan dan kerja sama tim secara objektif, melampaui sekadar laporan administratif.
Beberapa narasumber ahli yang turut membedah materi kebijakan disiplin dan teknis kepangkatan antara lain:
* Aries Apriany, S.Sos. (Analis SDMA Ahli Madya)
* Den Yank Zarthyn, S.H. (Analis Hukum Ahli Pertama)
* Luh Widya Saraswati, S.H. (Penelaah Teknis Kebijakan)
Acara yang dihadiri oleh para Kasubbag Kepegawaian dan Umum dari seluruh Perangkat Daerah serta RSUD se-KBB ini diharapkan menjadi titik balik bagi pengembangan karier pegawai.
Dengan validasi data talenta yang kuat, masa depan karier ASN di Bandung Barat tidak akan lagi bergantung pada subjektivitas, melainkan sepenuhnya didasarkan pada kompetensi dan prestasi nyata. Langkah transformatif ini menjadi bukti komitmen Pemkab KBB untuk terus berbenah demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat luas.

