Cimahi - Walikota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana, melakukan inspeksi mendadak di Pasar Antri untuk memantau fluktuasi harga sembilan bahan pokok (sembako). Dalam tinjauannya, beliau menyampaikan bahwa harga beras saat ini relatif stabil, di mana beras premium dibanderol sekitar Rp15.000 per kilogram dan beras medium seharga Rp13.000 per kilogram.
"Kita lihat tadi mulai dari beras, kalau beras tidak ada kenaikan ya stabil, kalau premium itu sekitar 15 (ribu), mediumnya 13 ribu rupiah. Jadi tidak ada kenaikan, itu standar," ujar Ngatiyana saat memberikan keterangan di lokasi.
Di sisi lain, beberapa jenis cabai justru mengalami penurunan harga yang cukup drastis hingga 50%, dari Rp60.000 menjadi Rp32.000 per kilogram. Namun, Letkol (Purn) Ngatiyana menyoroti kenaikan pada cabai rawit hijau dan daging sapi yang saat ini berada di angka Rp130.000 per kilogram.
Beliau mengungkapkan kekhawatirannya terkait harga daging mendekati malam tahun baru nanti, "Daging ini yang jadi khawatir juga, mudah-mudahan tidak signifikan. Biasanya lebaran itu rata-rata sampai 140 sampai 150 (ribu), mudah-mudahan tidak sampai, sekarang masih di harga 130 per kilogram," tuturnya.
Untuk mengantisipasi penurunan daya beli masyarakat, Pemerintah Kota Cimahi telah menyiapkan langkah strategis berupa operasi pasar dan penyaluran bantuan. Ngatiyana menjelaskan bahwa pemerintah melalui Dispangtan telah mengalokasikan bantuan beras serta menjalankan program subsidi pangan murah berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Barat.
"Pemerintah Kota Cimahi berupaya bagaimana membantu terhadap ekonomi masyarakat. Yang paling penting beras itu tidak naik, itu masih bisa membantu mengatasi kesulitan masyarakat Kota Cimahi," pungkasnya.
Aep Saripudin

