Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, bersama Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kelurahan Utama


CIMAHI – Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, bersama Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kelurahan Utama, Kota Cimahi, pada Sabtu (24/01/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga serta melihat sejauh mana dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah akibat curah hujan tinggi.

Banjir yang menggenangi pemukiman dan ruas jalan tersebut dilaporkan mengganggu aktivitas serta mobilitas warga setempat. Berdasarkan pantauan di lapangan hingga sore hari, air masih merendam beberapa titik krusial.

Dalam peninjauannya, Ngatiyana mengungkapkan bahwa genangan air masih menjadi kendala utama bagi warga untuk beraktivitas secara normal.

“Hari ini saya melaksanakan peninjauan langsung di lapangan yang terjadi banjir di wilayah RW 13, RW 11, dan RW 15 yang terdampak, termasuk RW 10 di Kelurahan Utama. Sampai sore hari ini ada sebagian besar yang belum surut, belum kering benar sehingga jalan terganggu, tidak bisa lewat,” ujar Ngatiyana saat memberikan keterangan di lokasi.

Ia menambahkan bahwa fenomena ini merupakan kejadian banjir pertama yang cukup signifikan di wilayah Kelurahan Utama. Hal ini dipicu oleh debit air hujan yang sangat tinggi, sementara wilayah tersebut secara geografis menjadi daerah tampungan air.

Pemerintah Kota Cimahi bergerak cepat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), dan pihak kelurahan. Langkah utama yang diambil adalah mengevakuasi warga yang rumahnya terendam ke tempat yang lebih aman.

Saat ini, warga yang terdampak telah ditempatkan sementara di SD Mandiri Kelurahan Utama. Fasilitas dapur umum juga telah disiapkan untuk menjamin kebutuhan konsumsi warga selama masa darurat.

“Kita dari BPBD Pemerintah Kota Cimahi, kelurahan, dan Dinsos turun tangan dalam mengevakuasi yang masih terdampak banjir. Kita tempatkan di SD Mandiri yang ada di Kelurahan Utama, termasuk diadakan dapur umum karena sampai saat ini masih tergenang air, tidak bisa memasak,” tambah Ngatiyana.

Di akhir kunjungannya, Wali Kota menekankan pentingnya sinergi antara seluruh elemen pemerintah, mulai dari BPBD hingga tingkat RT dan RW. Kerja sama ini diharapkan dapat memastikan seluruh warga tetap berada di tempat yang aman hingga situasi benar-benar kondusif.

Aep Saripudin 

إرسال تعليق

أحدث أقدم

Android