Tiang Listrik Miring dan Kabel Semrawut di Parongpong Bahayakan Pengendara, Satpol PP Desak Pihak Terkait Segera Berbenah


 Bandung Barat – Kondisi infrastruktur kabel dan tiang listrik di sejumlah titik wilayah Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, tengah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, posisi tiang yang miring menjorok ke jalan raya serta semrawutnya pemasangan kabel provider internet dinilai membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Kepala Satpol PP Kecamatan Parongpong, Qomarudin Shaleh, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima banyak aduan dari warga setempat dan para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, terkait kondisi tersebut.

"Kami telah menerima aduan dari masyarakat dan pengguna jalan. Begitu kami lakukan survei langsung ke lapangan, kondisinya memang sangat memprihatinkan," ujar Qomarudin, Minggu (28/6/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Qomarudin membeberkan beberapa lokasi yang memerlukan penanganan mendesak:

Kampung Citiis, Desa Cihanjuang: Ditemukan dua titik tiang listrik dalam kondisi miring dan menjulur ke arah badan jalan. Hal ini memicu kekhawatiran akan terjadinya longsor yang dapat berdampak fatal bagi lingkungan dan pengguna jalan.

Perbatasan Kp. Sariwangi – Kp. Ciwaruga: Di jalur utama menuju arah kota ini, kondisi kabel listrik dan kabel provider wifi terlihat sangat semrawut. Kondisi jalan yang menurun serta padatnya kendaraan membuat lokasi ini menjadi titik rawan kecelakaan.

Selain faktor keamanan struktur, estetika wilayah juga terganggu. Namun, fokus utama yang ditekankan oleh pihak Satpol PP adalah potensi kecelakaan lalu lintas.

"Terutama untuk kendaraan besar seperti truk. Jika pengemudi tidak hati-hati, sangat mungkin kabel-kabel yang menjuntai rendah itu tersangkut ke bodi kendaraan. Ini sangat berbahaya," tegas Qomarudin.

Menanggapi hal tersebut, Qomarudin secara tegas meminta pihak pengusaha yang berafiliasi dengan PLN serta para penyedia jasa (provider) internet untuk segera melakukan perbaikan dan merapikan instalasi kabel mereka.

Pihak Satpol PP mendesak agar segera dilakukan penataan ulang agar tidak terjadi kesemrawutan yang membahayakan warga. Ia berharap pihak terkait tidak menunggu adanya korban atau insiden lebih lanjut sebelum melakukan tindakan nyata di lapangan.

"Kami minta kepada pengusaha di bidang tersebut untuk memperhatikan hal ini dengan saksama. Jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan baru kemudian kita semua repot. Segera benahi sebelum jatuh korban," pungkasnya.

Wartawan: Asep Salman 

Editor: Aep Saripudin 

Posting Komentar

0 Komentar