📰 Pemkot Cimahi Perkuat Kesadaran Publik: Kampanye TOSS TBC Sasar Pasar Kaget untuk Deteksi Dini dan Pengobatan Tuntas

CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), secara serentak menggelar Kampanye TOSS TBC (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) pada Minggu (9/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk memperkuat kesadaran publik mengenai bahaya Tuberkulosis (TBC) serta mendorong gerakan deteksi dini dan pengobatan tuntas demi mencapai target Eliminasi TBC 2030.

Kampanye di Cimahi ini menjadi bagian dari arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia yang dilaksanakan di delapan provinsi prioritas penanggulangan TBC.

🎯 Sengaja Sasar Ruang Publik Padat

Berbeda dengan beberapa daerah lain yang memanfaatkan momen Car Free Day, Dinkes Kota Cimahi sengaja memilih lokasi yang strategis dan padat aktivitas masyarakat, yaitu di kawasan pasar kaget Jl. Raden Demang Hardjakusumah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Moh. Dwihadi Isnalini, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi ini bertujuan agar pesan edukasi dapat menjangkau lebih banyak warga dari berbagai lapisan, yang sering luput dari informasi kesehatan.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa TBC bisa disembuhkan asalkan ditemukan dan diobati sampai tuntas. Mari bersama wujudkan Cimahi Bebas TBC menuju Indonesia Eliminasi TBC 2030,” ujar Moh. Dwihadi Isnalini.

🤝 Kolaborasi dan Edukasi Interaktif

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Bidang P2P ini, dihadiri oleh unsur puskesmas, kader kesehatan, komunitas peduli TBC, serta ratusan warga Cimahi. Kampanye dikemas dengan pendekatan yang edukatif, menarik, dan komunikatif, mencakup:

 * Senam sehat bersama.

 * Dialog interaktif dengan narasumber.

 * Pojok konsultasi kesehatan.

 * Permainan berhadiah merchandise edukatif bertema TBC.

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memudahkan pemahaman pesan kesehatan sekaligus menepis stigma yang masih melekat pada penyakit TBC. Petugas kesehatan juga menyediakan layanan konseling dan skrining gejala awal bagi warga yang ingin berkonsultasi.

⚠️ Jangan Hentikan Pengobatan Dini!

Dalam kesempatan tersebut, Moh. Dwihadi Isnalini menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam penanggulangan TBC. Ia mengingatkan bahwa penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan sering tidak terdeteksi dini karena gejalanya dianggap sepele, seperti batuk lebih dari dua minggu, demam, keringat malam, atau penurunan berat badan.

Menurutnya, penguatan edukasi publik sangat diperlukan karena masih banyak warga yang menghentikan pengobatan sebelum waktunya. Tindakan ini sangat berisiko, karena dapat meningkatkan penularan dan kekambuhan penyakit. Ia menegaskan, pengobatan TBC disediakan pemerintah secara gratis melalui fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk.

📈 Komitmen Cimahi Menuju Eliminasi TBC

Pemkot Cimahi menegaskan komitmennya untuk mempercepat langkah eliminasi TBC melalui strategi:

 * Menemukan kasus secara aktif (case finding).

 * Meningkatkan akses layanan diagnosis.

 * Memperkuat pendampingan pasien.

 * Memastikan pengobatan berjalan tuntas.

Kampanye TOSS TBC ini juga menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi lintas sektor, melibatkan tidak hanya pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga kader, komunitas, dunia pendidikan, hingga pelaku usaha, untuk terus menyebarluaskan pesan kesehatan di lingkungan keluarga, sekolah, dan komunitas.

Dengan kolaborasi yang kuat dan pemahaman yang benar, Cimahi menargetkan dapat berkontribusi nyata dalam agenda nasional Eliminasi TBC 2030.

AS

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Android