BANDUNG BARAT, Ragam Indonesia News – Babak Grand Final Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Bandung Barat berlangsung meriah di Gumilang Regency.
Kegiatan tahunan ini diikuti oleh ratusan siswa sekolah dasar perwakilan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung Barat. Para peserta tampil maksimal menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang seni dan sastra di hadapan dewan juri, kepala sekolah, guru pendamping, serta orang tua siswa yang turut hadir memberikan dukungan.
Grand final FLS2N ini dibuka secara resmi oleh Dr. Popi Siti Ichsanniaty selaku Analis Kebijakan Sub Koordinator Kesiswaan SD. Dalam sambutannya, Popi menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang perebutan piala, melainkan ruang berharga bagi siswa untuk mengasah bakat dan kreativitas sejak usia dini.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan terus menjunjung tinggi nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung.
“Dengan fasilitas yang ada, mudah-mudahan peserta yang menang hari ini dapat terus melaju dan mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat provinsi,” ujar Popi saat membuka kegiatan.
Popi juga menitipkan pesan penting kepada dewan juri agar memberikan penilaian secara objektif, adil, dan transparan. Hal ini penting agar hasil lomba benar-benar mencerminkan kemampuan dan kualitas terbaik dari para peserta.
“Selamat bertanding dan tetap semangat,” tambahnya memotivasi para siswa.
Kilas balik pada pelaksanaan tahun sebelumnya, kontingen Kabupaten Bandung Barat menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional melalui cabang menyanyi solo yang berhasil menembus posisi 10 besar. Catatan manis ini menjadi pemantik motivasi bagi para peserta tahun ini untuk tampil jauh lebih maksimal.
Pada grand final kali ini, terdapat sejumlah cabang lomba yang dipertandingkan untuk menyaring talenta terbaik, di antaranya:
* Mendongeng
* Seni Tari
* Kriya Anyam (Kerajinan Tangan)
* Menyanyi Solo
* Pantomim
* Menulis Cerita Pendek (Cerpen)
* Gambar Bercerita
Kompetisi ini sendiri menyasar siswa-siswi berbakat yang duduk di bangku kelas 3 hingga kelas 5 sekolah dasar.
Setiap cabang lomba memiliki indikator penilaian yang ketat dan spesifik untuk menentukan sang juara:
Cabang Lomba Fokus Penilaian Dewan Juri
**Mendongeng**
Penguasaan panggung, teknik vokal, ekspresi, kreativitas alat peraga, dan ketepatan waktu.
**Seni Tari**
Keselarasan gerak dengan musik (wirama), penghayatan (wirasa), kreativitas koreografi, dan kesesuaian kostum.
**Menyanyi Solo**
Kualitas suara, ketepatan nada (pitch control), teknik pernapasan, dan penjiwaan lagu.
**Pantomim**
Ekspresi wajah, gestur gerak tubuh, dan kekuatan penyampaian cerita tanpa dialog.
**Menulis Cerpen**
Struktur alur cerita, orisinalitas ide, kekayaan bahasa, dan kepatuhan pada kaidah PUEBI.
**Gambar Bercerita**
Kreativitas ilustrasi, teknik menggambar/mewarnai, dan kejelasan pesan visual.
Berdasarkan agenda panitia, cabang lomba tari dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari berikutnya. Adapun pengumuman juara umum serta prosesi penyerahan piala akan dilangsungkan serentak setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai digelar.
Melalui FLS2N ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap dapat terus melakukan pembinaan karakter sekaligus melejitkan potensi non-akademik siswa. Selain memupuk rasa percaya diri anak sejak dini, ajang ini ditargetkan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan siap bersaing di level nasional.
Asep Salman


0 Komentar