Kesalahpahaman Berakhir Damai, Keluarga Udin dan Abah Mamat Saling Memaafkan di Saguling


 BANDUNG BARAT, Minggu, 31 Mei 2026 – Sebuah kesalahpahaman yang sempat memicu ketegangan antar-keluarga di Kampung Mariuk akhirnya menemui titik terang melalui jalur kekeluargaan. Pihak keluarga Udin beserta istrinya, Yuyun, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada Abah Mamat dan sang istri, Mak Iyam.

​Pertemuan yang penuh rasa kekeluargaan ini berlangsung di kediaman mereka yang berlokasi di Kampung Mariuk RT 02/01, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat.

​Ketegangan bermula dari isu miring terkait kehilangan uang (acis) yang sempat beredar di lingkungan warga. Hal ini sempat memicu asumsi sepihak yang menyudutkan nama baik Abah Mamat. Didampingi oleh Mulyana selaku Ketua RT setempat, Udin dan Yuyun akhirnya mengklarifikasi bahwa mereka tidak bermaksud menuduh, melainkan hanya ingin bertanya demi meluruskan masalah.

​"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Abah, Emak, serta seluruh keluarga besar apabila ada ucapan atau tindakan kami yang kurang berkenan dan menyinggung perasaan," ungkap Udin tulus.

​Tegas, Abah Mamat Tetap Usut Pencemaran Nama Baik hingga Pelaku Tertangkap

​Meskipun secara pribadi telah menerima permohonan maaf dari keluarga Udin, Abah Mamat menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam sebelum pelaku pencurian yang sebenarnya tertangkap. Demi memulihkan kehormatan dan membersihkan nama baiknya secara total di mata masyarakat, Abah Mamat menyatakan akan tetap melanjutkan laporan kepada pihak berwajib terkait dugaan pencemaran nama baik.

​Proses hukum ini akan terus berjalan hingga pelaku pencurian yang asli berhasil diringkus oleh pihak kepolisian atau memilih untuk menyerahkan diri. Langkah tegas ini diambil agar tidak ada lagi fitnah yang menyasar pihak-pihak yang tidak bersalah di kemudian hari.

​Ketua RT Mulyana menyambut baik sikap saling memaafkan antar-warga ini, sembari berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap dalang di balik hilangnya uang tersebut agar situasi di Kampung Mariuk benar-benar kembali tenang dan kondusif.

(Red).

Posting Komentar

0 Komentar