CIMAHI – Dalam rangka merayakan Milad ke-7, Pesantren Gratis Darul Hamid sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat luas. Acara yang dipusatkan di lingkungan pesantren ini diisi dengan kegiatan khitanan massal bagi 25 anak, pemberian santunan kepada ratusan anak yatim, serta wisuda tahfidz Al-Qur'an bagi 18 santri, Minggu (12/07/2026).
Acara tersebut berlangsung khidmat dan mendapat apresiasi dari jajaran pemerintah setempat. Hadir mewakili Walikota Cimahi, Ngatiyana, yakni Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Cimahi yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh pihak pesantren.
Selain Kabag Kesra, turut hadir dalam acara tersebut Camat Cimahi Utara, Lurah Melong, Sekretaris Lurah (Seklur) Melong, serta Danramil setempat. Kehadiran para pejabat kewilayahan ini menunjukkan sinergi yang baik antara pihak pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dalam wawancara di sela-sela acara, Pimpinan Pesantren Darul Hamid, KH. Fahmi Fauzi, S.H., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya rangkaian kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah memberikan bantuan sehingga acara dapat terlaksana dengan baik, serta kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir.
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur semuanya, karena dengan bantuan dari para donatur inilah acara bisa terselenggara dengan baik. Begitu pula kepada Bapak Walikota Cimahi yang diwakili oleh Bapak Kabag Kesra, Ibu Camat Cimahi Selatan, Bapak Lurah, dan Bapak Danramil, terima kasih atas kehadirannya," ujar KH. Fahmi Fauzi, S.H.
KH. Fahmi Fauzi, S.H. juga menegaskan pentingnya istiqomah dalam kebaikan, sekecil apa pun bentuknya. Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai wujud kepedulian sosial, serta memohon doa agar kedepannya Pesantren Gratis Darul Hamid terus diberikan kekuatan, terutama dalam rencana pengembangan sarana pesantren ke depannya.
Wartawan: AS
Editor: Aep Saripudin


0 Komentar