Bandung Barat– Aksi membuang sampah sembarangan di pinggir Jalan Raya Kabupaten, tepatnya di sekitar RT 3 RW 7, Kampung Cisered, Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, memicu kemarahan besar dari tokoh masyarakat setempat, Bapak Udin.
Kekesalan Bapak Udin mencapai puncaknya lantaran masalah sampah di lokasi tersebut sudah terjadi hampir setiap hari. Meski ia telah berulang kali memberikan peringatan melalui papan pengumuman yang dipasang di pinggir jalan, oknum masyarakat tetap tidak mengindahkan larangan tersebut.
"Saya sudah sangat geram dan lelah. Hampir setiap hari selalu ada saja sampah yang dibuang di situ. Saya sudah sering membersihkan dan membakarnya, tapi tetap saja ada orang yang membuang sampah lagi," ujar Bapak Udin dengan nada kesal.
Bapak Udin menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat. Selain itu, kondisi semakin memprihatinkan karena lokasi pembuangan sampah liar tersebut berada tepat di atas jalan menuju masjid kampung. Keberadaan tumpukan sampah yang mengeluarkan bau tidak sedap dan merusak pemandangan ini tentu sangat mengganggu kenyamanan warga dan jemaah masjid.
Meski enggan menunjuk kelompok tertentu, Bapak Udin memberikan sindiran keras kepada pihak-pihak yang terus membuang sampah di lokasi tersebut.
"Saya tidak menuduh warga ini atau itu, tapi yang jelas mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki etika. Bayangkan, ini jalan hidup, di bawah jalan kampung ada masjid, tapi sampah justru dibiarkan menumpuk di sini," tambahnya.
Aksi nekad membuang sampah di lokasi yang sudah jelas-jelas dilarang ini menjadi potret rendahnya kesadaran lingkungan di wilayah tersebut. Bapak Udin berharap, dengan adanya teguran keras ini, para pelaku sadar akan tanggung jawabnya untuk menjaga kebersihan lingkungan bersama dan berhenti mengotori area tersebut dengan limbah rumah tangga.
Wartawan: Asep Salman
Editor: Aep Saripudin


0 Komentar