PURWAKARTA – Madrasah Aliyah (MA) Cikeris, yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam (YPAI) Asyaafi'yah Cikeris, Purwakarta, sukses menggelar acara pelepasan siswa-siswi kelas XII. Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti jalannya acara yang dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, dewan guru, serta ratusan wali murid.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah MA Cikeris, Agah Nugraha, S.H., menyampaikan rasa terharu sekaligus terima kasih yang mendalam kepada seluruh orang tua murid yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Beliau menyoroti perjuangan luar biasa para wali murid yang datang dari berbagai penjuru daerah demi memberikan dukungan langsung kepada anak-anak mereka.
"Kami sangat bersyukur dan terharu. Banyak orang tua yang datang dari tempat yang jauh di luar Kabupaten Purwakarta—mulai dari Karawang, Jakarta, Bekasi, Bogor, Bandung, hingga daerah lainnya. Kehadiran ini adalah bukti nyata support yang luar biasa dari orang tua untuk masa depan anak-anaknya," ujar Agah Nugraha.
"Pelepasan murid bukan berarti hubungan kita terputus selamanya. Silaturahmi antara pihak sekolah, pesantren, dan orang tua harus tetap kita jaga dengan baik ke depannya," tambahnya.
Pesan Kelulusan: Jaga Al-Qur'an dan Nama Baik Almamater
Kepada para alumni yang baru dinyatakan lulus, Kepala Madrasah menitipkan pesan mendalam agar mereka tetap menjaga nilai-nilai islami yang telah ditanamkan selama belajar di Pondok Pesantren Asyaafi'yah MA Cikeris.
Ada dua poin utama yang ditekankan oleh beliau:
Mengamalkan Kebiasaan Positif: Terutama konsistensi dalam menjaga hafalan Al-Qur'an dan kebiasaan ibadah harian di rumah masing-masing.
Menjaga Nama Baik: Menjaga kehormatan diri sebagai seorang santri/santriwati, serta menjaga nama baik YPAI Asyaafi'yah dan MA Cikeris Purwakarta di tengah masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Yayasan YPAI Asyaafi'yah, Mokh. Edi Suhaedi, turut memberikan sambutan hangat. Beliau menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran dewan guru dan staf pengajar.
"Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh guru-guru yang telah dengan sabar, ikhlas, dan penuh dedikasi mendidik siswa-siswi kita. Perjuangan para guru inilah yang menjadi pilar utama dalam membantu perkembangan dan kemajuan yayasan hingga bisa berdiri kokoh seperti sekarang," ungkap Mokh. Edi Suhaedi.
Acara pelepasan ini ditutup dengan doa bersama, mushafahah (bersalam-salaman), dan sesi foto bersama yang penuh khidmat, menandai kesiapan para santri untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau mengabdi di masyarakat. (Red)
Wartawan: Asep Salman
Editor: Aep Saripudin

0 Komentar