Ratusan Keluarga di Kemayoran Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran Hebat, Akses Sempit Jadi Kendala Pemadaman


 JAKARTA, 4 Juni 2026 – Tragedi memilukan melanda kawasan padat penduduk di Kampung Pasar Jiung, Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Jakarta Pusat. Peristiwa kebakaran hebat yang terjadi pada Senin malam (1/6/2026) telah meluluhlantakkan tempat tinggal bagi 330 Kepala Keluarga (KK).

​Dampak Luas di Dua RW

​Berdasarkan data yang dihimpun oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, api merambat dengan sangat cepat melintasi dua wilayah RW.

​RW 04 (RT 12-16): Terdampak paling parah dengan total 300 KK kehilangan tempat tinggal.

​RW 05 (RT 01-03): Sebanyak 30 KK turut menjadi korban.

​Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, menjelaskan bahwa api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga di RT 14/RW 04.

​Mengapa Api Begitu Cepat Membesar?

​Kondisi di lapangan memperburuk situasi. Syarifudin menyebut ada tiga faktor utama yang membuat kobaran api sulit dikendalikan:

​Material Bangunan: Banyak rumah di lokasi merupakan bangunan semi-permanen yang mudah terbakar.

​Cuaca: Tiupan angin yang cukup kencang pada Senin malam mempercepat penyebaran api ke rumah-rumah di sekitarnya.

​Hambatan Akses: Petugas pemadam sempat terkendala oleh akses jalan yang sangat sempit menuju titik api. Situasi juga diperumit dengan banyaknya warga yang berusaha menyelamatkan harta benda di tengah kepanikan, serta ramainya masyarakat yang berkerumun di lokasi kejadian.

​Langkah Penanganan Lanjutan

​Saat ini, pihak kepolisian melalui tim Inafis Polri masih terus melakukan penyidikan untuk memastikan penyebab pasti dan total kerugian material akibat musibah ini.

​Di sisi lain, Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat telah turun langsung ke lokasi. Kepala Suku Dinas Sosial, Agus Apriyanto, menyatakan bahwa timnya saat ini masih fokus melakukan pendataan intensif terhadap para penyintas. Pendataan ini dilakukan untuk memastikan bantuan logistik dan kebutuhan darurat lainnya dapat segera tersalurkan secara tepat sasaran kepada 330 KK yang terdampak.

​Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan instalasi kelistrikan di rumah masing-masing, mengingat padatnya pemukiman di wilayah Jakarta Pusat yang sangat rentan terhadap risiko penyebaran api yang cepat.

(Red).

Posting Komentar

0 Komentar